WIRELESS NETWORKING


Pengertian

Perkembangan jaringan dan Internet yang spektakuler memberikan dampak yang sangat besar terhadap perusahaan dalam berbagai jenis dan ukuran. Teknologi wireless yang baru semakin memudahkan perkembangan kemampuan jaringan, Internet, dan intranet bagi para pekerja mobile, lokasi-lokasi terpencil dan berbagai fasilitas temporer.

Wireless Networking semakin memperluas jangkauan dan kemampuan jaringan komputer. Teknologi-teknologi baru menjadikan

wireless networking sebagai suatu cara yang memungkinkan pelayanan akses berkecepatan tinggi dan handal bagi jaringanjaringan komputer dan Internet.

Terdapat dua metode dasar wireless networking yaitu cahaya (laser dan infra merah) dan radio. Keduanya memiliki spesifikasi dan kegunaan yang berbeda.

Cahaya

Laser dan Infra merah

Laser dan infra merah adalah medium yang digunakan terutama untuk hubungan pendek, seperti gedung ke gedung, biasanya kurang dari satu mil. Inframerah berbiaya murah dan lambat sementara laser lebih mahal dan dapat mentransmisi lebih cepat. Kelemahan utama sistem ini adalah bahwa mereka sangat rentan terhadap penghentian. Hujan lebat akan mempengaruhi laju data dan kabut tebal akan menghalangi koneksi.

Radio

Spread Spectrum

Spread Spectrum menggunakan daerah bebas 902-920 MHz. Ia digunakan untuk menghubungkan koneksi hingga 30 mil, namun lebih sering digunakan pada jarak yang lebih pendek, dalam jarak 2-5 mil. Sebuah antena berdaya tinggi dan jalur jernih diperlukan bagi perluasan jarak. Spread spectrum menggunakan serangkaian saluran dalam range-nya untuk mentransmisi data. Oleh karena jalur tersebut merupakan frekuensi bebas, mungkin sibuk. Telpon tanpa kabel, pembuka pintu garasi, dan mainan yang dikendalikan radio, semuanya menggunakan range frekuensi ini dan mungkin akan mengganggu data. Teknologi dapat melewati saluran-saluran dan memilih jalur terbaik. Terdapat teknik lain yang mengirim data yang sama melalui beberapa saluran di waktu yang sama. Penerima mendengarkan seluruh saluran dan memilih yang terjernih.

Terdapat fasilitas keamanan dalam spread spectrum karena data dibagi pada saat masuk saluran. Akan tetapi, saluran berikutnya IS dikodekan pada paket sebelumnya. Untuk menanggulanginya dapat digunakan teknik-teknik enkripsi.

Oleh karena daerah frekuensi bebas, tidak ada hambatan untuk menggunakannya. Namun, ini berakibat pada keterbatasan kemampuan yang akhirnya membatasi daerah frekuensi, dengan semakin luas jangkauan, semakin besar hilangnya sinyal.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: